Tampilkan postingan dengan label INIFEST. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INIFEST. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juni 2016

My Life in China (teks Pidato Bahasa China)


Berikut adalah teks pidato saya untuk ujian akhir speaking bahasa China terjemahan dan cara membaca ada di bagian bawah.

去中国是一个我的梦想,我很高兴来中国, 开始的时候住在中国我不会说汉语, 汉字也看不懂 我只说对不起啊我听不懂我不吃猪肉
开始的时候学汉语我觉得汉语很难 云母,婶母,声调很难, 我不知道中国人说什么,他们也不知道我说什么,因为我的发音和声调不对,可是我有很好老师他们教我汉语和告诉我什么好办法 学汉语,我特别喜欢口语因为我喜欢在学校前边说说, 现在我的进步很大我会说一点汉语买饭和东西,我也可以跟中国朋友聊天,我知道学汉语很难可是我觉得学汉语很有意思。
我很喜欢住在中国,在西亚斯也很方便,中国人很好,老师和中国朋友帮我很多忙, 在中国还有很多好吃的东西, 开始的时候住在中国我不喜欢中国菜因为我不喜欢菜的味道,现在我很喜欢中国菜,每天我买包子,面条,粽子什么的一回国就想中国的菜。
在中国买东西又方便又便宜,业余的时候我跟朋友逛淘宝网,我喜欢在淘宝买东西,中国有很多漂亮的地方我去过西安南京真的漂亮的地方,其实我想去很多地方我想去少林寺 楼杨上海杭州广州 但是我没有钱和没有时间,如果我有时间和有钱我想再来中国一边我想去那个地方。
在中国我学了四个月的汉语,时间过的很快,学期结束了,放假快到了,我不想回家但是我应该回家,
感谢老师们对我的进步很大, 我在这里每一刻都是买美丽的记忆

Qu zhongguo shi yi ge wo de meng xiang, wo hen gaoxing lai zhong guo, kaishi de shihou lai zhongguo wo bu hui shuo hanyu, hanzi ye kan bu dong wo zhi shuo “dui bu qi wo ting bu dong” he “wo bu chi zhuro”
Kaishi de shihou xue hanyu wo juede hanyu hen nan, shenmu, shenmu, yunmu, shengdiao hen nan, wo bu zhidao zhongguo ren shuo shenme tamen ye buzhidao wo shuo shenmen yinwe wo de fayin he shengdiao bu dui, keshi wo you hao laoshi tamen jiao wo he gaosu wo shenme hao banfa xue hanyu,wo tebie xihuan kouyu yinwei wo xihuan zai xuexiao qianbian shuo shuo, xianzai wo de jinbu hen da wo hui shuo yidian (r ) hanyu mai fan he dongxi, wo ye keyi gen zhongguo pengyou liaotian (r ) wo zhidao xue hanyu hen nan keshi wo juede xue hanyu hen you yisi.
Wo xihuan zhu zai zhongguo , zai xi ya si hen fangbian, zhongguo ren hen hao, laoshi he zhongguo pengyou bang wo henduo mang.
Zai zhongguo hai you henduo hao chi de dongxi, kaishi de shihou wo bu xihuan chi zhongguo cai, yinwei wo bu xihuan cai de weidao, xianzai wo hen xihuan zhongguo de cai, mei tian wo mai baozi, miantiao, zongzi, shenmede yi hui guo jiu xiang zhongguo de cai.
Zai zhongguo mai dongxi you fanbian you pianyi, yeyu de shihou wo gen pengyou guang taobao wang, wo hen xihuan zai taobao mai dongxi.
Zhongguo you hen duo piaoliang de difang , wo qu guo xian he Nanjing zhen de piaoliang, qishi qo xiang qu henduo defang, wo xiang qu shaolin si, louyang, shanghai, hangzou, Guangzhou danshi wo meiyou qian he meiyou shijian, ruguo wo you shijian he qian wo xiang qu zhongguo yi bian, wo xiang qu nage defang.
Zai zhongguo wo xue le 4 ge yue de hanyu, shijian guo de hen kuai, xueqi jieshu fangjia kuai dao le, wo bu xiang hui jia danshi wo jinggai hui jia,
Ganxie laoshi men dui wo de jinbu hen da, wo zai zheli mei yi ke dou shi meili de jiyi.

Pergi ke China adalah salah satu impian saya, saya sangat berbahagia bisa pergi ke China, awal – awal tinggal di china saya sama sekali tidak bisa berbahasa mandarin, dan karakter mandarin pun saya tidak mengerti, kalimat yang bisa saya ucapkan hanyalah “maaf saya tidak mengerti” dan “saya tidak makan babi”.
Awal mula belajar bahasa mandarin saya merasa bahasa mandarin benar- benar sulit, ada huruf vocal, konsonan, nada (tone) yang benar- benar sulit, saya tidak dapat mengerti apa yang orang – orag China ucapkan dan mereka juga tidak mengerti apa yang coba saya ucapkan, yak arena pelafalan saya dan nada yang saya ucapkan ternyata salah. Akan tetapi saya memiliki guru- guru yang terbaik mereka mengajarkan saya bahasa mandarin dan memberikan saya nasihat tentang cara- cara untuk belajar mandarin, saya sadar bahwa belajar bahasa mandarin sangat sulit tapi saya rasa belajar bahasa mandarin merupakan tantangan yang mengasyikan.
Aku menyukai tinggal di China, di Sias Universiy juga sangat nyaman, orang – orang China sangat ramah, bahkan guru- guru dan teman – teman China sangat membantu selama saya disini.
China juga memiliki banyak makanan- makanan yang enak, pada awal tinggal di sini saya tidak bisa makan makanan China karena rasanya yang tidak bisa saya terima, tapi sekarang hampir setiap hari saya membeli makan- makanan China seperti bakpao, Mie,zongzi, dll ketika saya pulang nanti saya akan merindukan makanan –makanan China.
Berbelanja di China juga sangat murah dan nyaman, di waktu senggang saya dan teman- teman melihat lihat taobao (platform belanja online) kami sangat senang berbelanja di taobao.
China memiliki banyak sekali tempat- tempat indah, saya telah mengunjungi Xian dan Nanjing, benar –benar tempat yang indah, sebenarnya saya ingin pergi ke banyak tempat saya ingin pergi ke louyang, shaolin temple,shanghai, Hangzhou, Guangzhou dll tapi sayai  tidak memiliki cukup waktu dan cukup uang, lain kali jika saya memiliki waktu dan uang saya ingin pergi lagi ke China, saya ingin mengunjungi tempat – tempat tersebut.
Saya elah belajar di China selama 4 bulan, waktu benar- benar cepat berlalu, semester ini telah usai, liburan telah tiba, sesungguhnya saya tidak ingin pulang, tetapi bagaimanapun juga saya harus pulang.
Terimakasih guru – guru ku yang telah membuat peningkatan dalam diri saya, seiap waktu yang saya lewati di sini adalah memory yang benar- benar indah dalam hidup saya.



Serunya INIFEST ( Internationalize Indonesian Culture ) oleh PPIT Zhengzhou

photo bersama ketua umum PPI Tiongkok  Bagus Ari Haryo
Internationalize Indonesian Culture (INIFEST) adalah agenda rutin PPIT cabang Zhengzhou yang diadakan setiap tahun sebagai program kerja di akhir periode pengurusan. Pada tahun ini, acara INIFEST diselenggarakan di Sias International University yang mana terdiri dari dua agenda besar, yaitu: Indonesian Cultural Bazaar dan acara Malam Puncak. Indonesian Cultural Bazaar yang diadakan di Moscow Square. Acara yang kedua yakni Malam Puncak, merupakan serangkaian acara yang dikemas dalam bentuk pertunjukan Drama Legenda dan diselenggarakan di Music Building 3rd Hall.
INIFEST diadakan dengan tujuan untuk mengenalkan  makanan khas dan budaya Indonesia serta pertunjukan seni Indonesia kepada masyarakat Tiongkok dan mahasiswa International di SIAS International University, agar mereka dapat merasakan budaya Indonesia yang sesungguhnya tanpa harus berkunjung ke Tanah Air.
INIFEST dapat terselenggara dengan adanya kerjasama yang terjalin antara pihak PPIT Zhengzhou dan School of International Cultural Exchange (SICE) Sias International University. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2016, bertempat di Moscow Square dan Music Building 3rd Hall. INIFEST tahun ini mengusung tema tahunan yakni Internationalize Indonesian Culture.

INIFEST dibuka dengan  Indonesian Cultural Bazaar pada pukul 14:00 – 16.30, dimana pelajar Indonesia menjual makanan khas dan souvenir Indonesia, membuat galeri mini yang memamerkan keindahan alam Indonesia,  serta membuka photobooth dan pameran pakaian adat yang ditujukan agar mahasiswa Tiongkok dapat merasakan suasana Indonesia dan berfoto dengan pakaian adat. Panitia juga menyiapkan permainan – permainan khas Indonesia seperti balap karung, sendok kelereng, dan bakiak. Serangkaian acara ini dimeriahkan dan ditutup oleh Flashmob dari IDA Dance Club yang terdiri dari mahasiswa lokal maupun asing, sehingga acara Indonesian Cultural Bazaar ini terselenggara dengan sukses.
pertunjukan flashmob guna meramaikan acara INIFEST
Selanjutnya acara Malam Puncak dimulai pada pukul 19:00 dan bertempat di Music Building 3rd Hall. Acara ini dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya disandingkan dengan lagu kebangsaan China. Selanjutnya terdapat kata sambutan dari ketua Persatuan Pelajar Indonesia cabang Zhengzhou, Devina Laurensia, diiringi dengan pemberian sertifikat akhir kepengurusan oleh Ketua Umum PPI Tiongkok, Bagus Ari Haryo. Kata sambutan juga diberikan oleh Diana Setiawati, selaku ketua panitia penyelenggara.

Acara inti diawali dengan lagu 好想好想yang dinyanyikan dalam 2 bahasa oleh Irwan Rohman Soleh dan Ferdiana Rachmawati. Selanjutnya adalah pengenalan karakter utama dalam drama legenda Roro Jonggrang. Drama ini diperankan oleh Raden Ayu Rizkia sebagai Roro Jonggrang, Itmamul Akwan sebagai Bandung Bondowoso, dan Jayson Nehemiah sebagai Raja Singaparna. Drama legenda ini mengangkat kisah cinta Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang serta asal usul terbentuknya Candi Prambanan. Dalam tahap pengenalan karakter ini, kami dibantu oleh 10 murid Laos untuk menampilkan tarian pendukung latar.

bekerjasama dengan mahasiswi asal laos

Drama inti ini menceritakan kisah perjuangan dari Bandung Bondowoso dan Raja Singaparna untuk merebut hati Roro Jongrang (menambahkan beberapa skena baru dalam awalan cerita asli “Alkisah Legenda Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang). Drama dimulai dengan perjalanan Bandung Bondowoso untuk memperluas wilayah kerajaan dan mencari pujaan hatinya. Kemudian sampailah Bandung di sebuah kerajaan megah bernama Prambanan, lalu terjadilah perang perebutan kekuasaan hingga akhirnya Prambanan berhasil ditaklukkan. Di saat itu pula, Bandung jatuh cinta kepada putri Prambanan, Roro Jonggrang. Namun, kemunculan Raja Singaparna menghalangi langkah Bandung Bondowoso untuk mempersunting Roro Jonggrang. Untuk menyelesaikan sengketa ini, maka Roro Jongrang mengadakan sayembara untuk menampilkan pertunjukan seni khas Indonesia. Siapa yang dapat menarik hati putri beserta rakyatnya, ialah yang berhak mempersunting sang putri.

mahasiswi Indonesia dan Mongolia menampilkan tari Enggang asal Kalimantan

Penampilan pertama dari Bandung Bondowoso mempersembahkan tari Dinding Badinding dari Sumatra yang dibawakan oleh pengurus PPIT Zhengzhou. Penampilan kedua merupakan persembahan dari Raja Singaparna yang menunjukan tari Enggang asal Kalimantan, dibawakan oleh 1 mahasiswa Indonesia dan 2 mahasiswa Mongolia. Penampilan selanjutnya adalah persembahan dari Bandung Bondowoso, yaitu pertunjukan angklung yang membawakan lagu Yamko Rambe Yamko dari Papua. Penampilan terakhir dan termegah dipersembahkan oleh Raja Singaparna yang menampilkan tari Kecak asal Bali, dibawakan oleh mahasiswa Tiongkok dan Thailand.

Acara Malam Puncak INIFEST ditutup dengan pengumuman pemenang kontes photobooth yang dimenangkan oleh 3 mahasiswa asal Laos dan mendapatkan hadiah sepaket makanan ringan asal Indonesia. Tak berhenti sampai disitu, kemeriahan dilanjutkan dengan pembagian doorprize berupa 100 tiket rafting gratis, yang diambil dari acakan kupon para penonton. Sepuluh (10) kupon pertama di ambil oleh ketua PPI Tiongkok Bagus Ari Haryo dan 10 kupon kedua di ambil oleh perwakilan School of International Cultural Exchange David Yu, dan 10 kupon selanjutnya di ambil oleh ketua PPIT Zhengzhou Devina Laurensia. Sedangkan 70 tiket lainnya diberikan kepada mahasiswa – mahasiswa yang telah membantu menyukseskan INIFEST sebagai pengisi acara. Acara rafting yang merupakan kerjasama PPIT Zhengzhou dengan SIAS Global Travel Group ini akan diadakan pada tanggal 18 Juni, berlokasi di Yun Tai Shan – Qing Tian He.
 
Mahasiswa asal Laos dan Amerika mengenakan baju tradisional Indonesia